GanuLabs

GanuLabs

Informatif

Panduan Faktur GST: Persyaratan Kepatuhan India

April 5, 2026

Kepatuhan GST di India bukan opsional — dan faktur yang diformat secara salah dapat menunda pembayaran Anda, memicu pemberitahuan pajak, atau merugikan klien Anda kredit pajak masukan mereka. Aturan berbeda berdasarkan jenis registrasi, kategori layanan, dan transaksi dalam negara bagian versus lintas negara bagian, yang membuatnya membingungkan untuk benar sejak awal. Panduan ini menjelaskan setiap bidang wajib yang diperlukan di bawah Undang-Undang GST, cara menampilkan CGST, SGST, dan IGST dengan benar, kapan kode HSN dan SAC diperlukan, dan apa yang harus dikatakan oleh masing-masing dari tiga salinan faktur (asli, duplikat, trikat). Jika Anda adalah bisnis terdaftar atau freelancer yang bekerja dengan klien terdaftar GST, ini adalah daftar periksa kepatuhan Anda.

Tabel Referensi Cepat

FieldRequirementFormat
GSTINMandatory for registered businesses15 characters
HSN/SACHarmonized code for items/servicesNumeric code
Tax RateApplicable IGST/CGST/SGST5%, 12%, 18%, 28%
Invoice CopyOriginal, Duplicate, TriplicateThree copies

Siap membuat faktur profesional dengan Ganu Invoice?

Buat Faktur GSTarrow_forward

Persyaratan Faktur GST di India

Di India, faktur GST (Pajak Barang dan Layanan) memiliki persyaratan pemformatan dan konten spesifik yang diperintahkan oleh otoritas pajak. Faktur GST yang valid harus mencakup GSTIN (Nomor Identifikasi Pajak Barang dan Layanan) 15 digit baik pemasok maupun penerima, HSN (Sistem Harmonisasi Nomenklatur) atau SAC (Kode Akuntansi Layanan), tarif dan jumlah GST untuk setiap tarif yang berlaku, tempat pasokan, dan tanggal penerbitan faktur. Ketidakpatuhan dapat mengakibatkan denda dan penolakan kredit pajak masukan.

Tabel Referensi Cepat

Gunakan pasangan tolok ukur ini untuk pemeriksaan cepat.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu GSTIN dan apakah saya membutuhkannya?

GSTIN (Nomor Identifikasi Pajak Barang dan Layanan) adalah pengenal unik 15 digit yang ditetapkan oleh otoritas pajak India kepada bisnis yang terdaftar di bawah GST. Anda memerlukan GSTIN jika volume penjualan tahunan Anda melebihi ambang batas (saat ini ₹40 lakhs untuk bisnis barang atau ₹20 lakhs untuk bisnis layanan). Semua faktur GST harus menampilkan GSTIN baik pemasok maupun penerima.

Bacaan terkait